Travel Diary

Mendengar Bisik Gurun Pasir di Pantai Oetune

Pantai Oetune adalah salah satu pantai di Kabupaten Timor Tengah Selatan atau disingkat TTS (udah kayak teka-teki silang aja). Pantai sejenis Oetune baru saya temui, yakni pantai yang punya gurun pasir bak gurun di negara Timur-Tengah. Ada yang bilang Pantai Oetune mirip Gumuk Pasir di Yogyakarta. Ada miripnya sih. Bedanya, di Gumuk Pasir, gurun dengan pantainya terpisah. Sedangkan di Oetune, gurun pasir ada di tepian pantai. Intinya, keduanya punya keunikan sendiri. Pssttt, bagi saya pribadi pasir di Oetune mirip sekali dengan pasir di gurun sahara (berdasarkan yang saya tonton di TV).

Laughing out loud

Sebelum pergi ke Oetune, saya sempat melihat foto-foto Oetune di internet. Banyak foto gurun pasir Oetune yang ciamik namun agak misleading. Foto-foto tersebut menampilkan gurun pasir yang begitu bersih, tanpa cela. Setiba di Oetune, saya sadar foto itu kebanyakan diambil dengan kamera canggih plus drone dan diedit. Bukan mengatakan bahwa pemandangan aslinya jelek. Tapi foto-foto itu kurang asli. Jadi saya mencoba menampilkan penampakan Oetune dari bawah, dengan kamera hape biasa. Foto-foto yang saya ambil paling hanya dipoles dengan auto tune serta brightness/contrass.

Jenis foto yang saya maksud :

foto milik @reylumantouw via bobobox

Oya, keunikan lain dari Oetune yang terkenal adalah kita bisa bercermin alias melihat pantulan diri kita di air pantai. Ya, seperti cermin air.

Bayangan yang muncul saat berdiri di Pantai Oetune

Omong-omong, saya pergi ke Pantai Oetune pada bulan Desember 2020, bersama dengan rombongan ibu-ibu pengajian. Sebelum ke pantai Oetune, saya sempat singgah di Pantai Kolbano – yang juga sejalur dengan Oetune.

Akses dan Fasilitas di Pantai Oetune

Dari Kabupaten Kupang, perjalanan yang ditempuh membutuhkan waktu kira-kira 2-3 jam. Pantai bisa diakses dengan motor ataupun mobil. Pemandangan hutan dan pemukiman warga, hingga padang rumput menghiasi jendela mobil di sepanjang perjalanan.

Dibandingkan dengan Pantai Kolbano, fasilitas di Pantai Oetune terbilang lebih komplit. Selain ada fasilitas toilet dan warung (jual kelapa muda sampe mi rebus atau pop mie), ada pula Mushola serta lopo (sebutan untuk gazebo bulat khas Timor). Pantai Oetune nampak lebih tertata, sepertinya dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDES).

Pohon Lontar di area kedatangan
Saran saya kalau kamu ke Pantai Oetune
  • Bawa kamera yang memadai buat foto dan kalo bisa kawan yang lumayan jago foto juga.
  • Puasin gulung-gulung di pasir Oetune. Nggak papa lah baju kotor, toh masih bisa dicuci.
  • Puasin main air pantai. Always play with the water when you go to the beach!
  • Disarankan bawa makan siang, just because eating lunch in the beach is very nice.
  • Beli kelapa muda dan buah lontar (siwalan) di Pantai Oetune.

Bonus foto-foto di Pantai Oetune :

 

Jalan-jalan menuju gurun pasir
Hampir sore
Cantik nian 🙂

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *