Travel Diary

Tersedak Biru di Pantai Kolbano

“Apa bedanya dengan di Jawa? Di Jawa juga banyak pantai”

Untuk kesekian kali saya punya bukti untuk mematahkan lontaran tersebut. Sebab memang nyatanya pantai di Nusa Tenggara Timur beda dengan pantai di pulau saya lahir. Kali ini saya pergi ke Pantai Kolbano bersama rombongan ibu-ibu. Ibu-ibu pengajian, saya menyebutnya. Yang spesial, kali ini saya membawa HP yang kameranya cukup mumpuni untuk memotret. Saya sangat mampu pamer cantiknya pantai di NTT dengan HP ini! Haha.

Pantai Kolbano sendiri adalah sebuah pantai cantik di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), sebelahnya Kabupaten Kupang. Pantai ini termasuk pantai yang paling terkenal di Pulau Timor, saya kira. Sejak kedatangan saya di Kupang, orang-orang selalu tanya, “Sudah ke Kolbano belum?” Sampai saya bosan mendengarnya.

Ketika saya tiba di Pantai Kolbano, akhirnya saya mengerti. Kolbano memang secantik itu. Perjalanan selama 3 jam dari Kabupaten Kupang terbayarkan dengan sangat impas kala melihat birunya air laut dan cemerlangnya batu-batu pantainya.

Apa Keunikan Pantai Kolbano?

Keunikan Pantai Kolbano adalah pada batu-batu di sepanjang garis pantainya. Batu berbentuk oval, bulat hingga pipih itu ada yang berwarna merah, pink, ungu, putih, hitam hingga pink. Batu-batu ini sudah lama dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk ornamen pada keramik, hiasan taman, dan lain-lain. Selain itu, Kolbano punya air pantai yang sangat biru dan jernih. Saking jernihnya sampai bikin heran. Oh ya, di Pantai Kolbano juga ada batu karang besar yang disebut Fatu Un (Fatu berarti Batu dalam bahasa Dawan).

Sepertinya ini batu yang disebut Fatu Un

Fasilitas di Pantai Kolbano

Beberapa fasilitas sudah tersedia di Pantai Kolbano antara lain adalah toilet, tempat parkir, ada pula kios yang menjual makanan ringan serta air mineral. Disarankan untuk membawa bekal makanan berat kalau berkunjung.

Anak-anak sekitar Pantai Kolbano juga menawarkan jasa memfoto, dengan menggunakan hape/kamera dari si pengunjung. Btw, mereka sudah berpengalaman motoin pengunjung dan bisa mengarahkan supaya foto yang diperoleh unik. Menurut sepengalaman saya, mereka nggak mematok harga untuk jasa mereka itu. Jadi dari seikhlasnya si pengunjung.

Oh ya, kata orang-orang sih tidak disarankan mandi di Pantai Kolbano. Konon katanya ada buaya.

Akses ke Pantai Kolbano

Dari Kabupaten Kupang, perjalanan saya ke Kolbano membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam. Kalau dari Kota Kupang mungkin butuh waktu 3-4 jam. Akses ke Pantai Kolbano menurut saya sangat enak, karena bisa diakses dengan mobil. Pantainya juga berada pas di seberang jalan raya.

Saran Dari Saya Kalau Ke Pantai Kolbano

  • Bawa temen yang asyik diajak jalan. Kalau bisa yang pinter motret karena sayang kalau nggak punya potret diri sendiri di tempat ini
  • Bawa kamera yang memadai buat foto
  • Bawa bekal makan siang dan air minum sendiri supaya hemat
  • Bawa kantong kresek buat wadah sampah, jangan buang sampah sembarang oo!
  • Jangan lupa bawa topi pantai dan pakai sunblock karena lumayan panas
  • Tapi ya jangan takut item, lha wong namanya ke pantai
  • Kalau ke Pantai Kolbano, sekalian aja ke Pantai Oetune ^^

Bonus foto-foto di Pantai Kolbano :

 

 

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *