Browsed by
Month: May 2016

“I want to make movies out of blood, sperm, and tears” ~ Love (2015) {Review}

“I want to make movies out of blood, sperm, and tears” ~ Love (2015) {Review}

    {Aku bingung mau pajang gambar mana dari film ini, soalnya rata-rata eksplisit! + klik untuk ngintip gambar-gambar lain}    “I want to make movies out of blood, sperm, and tears”, begitu kalimat Murphy pada Electra tentang mimpinya. Saat menonton adegan dimana baris itu diucap, saya sadar Gaspar Noe (producer and director of Love) sedang berbicara melalui Murphy.    Love merupakan film yang bercerita tentang Murphy dan Electra, juga Omi. Murphy dan Electra adalah pasangan yang super aktif secara…

Read More Read More

{Review} The Danish Girl (2015) : Tentang Self-realisation Seorang Transgender

{Review} The Danish Girl (2015) : Tentang Self-realisation Seorang Transgender

Sumber gambar Salah satu hal yang sering membuat saya takjub dalam dunia perfilman adalah bagaimana make-up dan wardrobe membuat aktor-aktris terlihat begitu berbeda di setiap penampilan mereka. Beberapa waktu lalu saya melihat aktor Eddie Redmayne memerankah Stephen Hawking di The Theory of Everything, dengan gestur awkwardnya dan ekspresi ‘sakit’ yang meyakinkan. Kali ini saya dibuat takjub dengan perannya sebagai Einar Wegener aka Lili Elbe. The Danish Girl merupakan film yang terinspirasi dari kisah Lili Elbe, seorang transgender pertama di Denmark….

Read More Read More

{Review} : Colonia (2015) – Tentang Kejahatan Kemanusiaan

{Review} : Colonia (2015) – Tentang Kejahatan Kemanusiaan

Gambar dari sini  Satu hal yang membuatku memilih Colonia diantara sederetan poster film di layarkaca21.tv adalah wajah Emma Watson. Harus diakui bahwa aktris satu ini memiliki daya tarik yang kuat. “Karena Emma Watson yang main, pasti filmnya bagus” Sehatkah pemikiran seperti itu? Menilik dari kesuksesan aktris ini di film-film sebelumnya, membuat saya berpikir, “Setidaknya kalau filmnya jelek, akting pemainnya bagus”.   We judge before we know. Yha, manusia memang tai.  Magnet dalam film ini adalah Colonia Dignidad itu sendiri (Colony of Dignity…

Read More Read More